Sahabat, sudah lama saya mencari cara praktis untuk menentukan kapan huruf besar (huruf kapital) dan huruf kecil digunakan pada sebuah judul tulisan.
Contohnya begini.
Ketika saya ingin menulis judul salah satu artikel di blog ini:
“merasa kehilangan? ingat 1 hal ini agar hatimu tetap tenang”,
saya ingin mengetahui dengan pasti kata mana saja yang harus menggunakan huruf kapital dan kata mana saja yang cukup menggunakan huruf kecil.
Jujur saja, saya sudah lupa dengan detail pelajaran bahasa Indonesia semasa sekolah dahulu.
Saya telah berusaha mencari dari berbagai sumber, baik dari artikel daring di internet maupun buku fisik yang saya beli di toko buku.
Namun, pada saat itu saya tetap saja mengalami kesulitan dan kebingungan.
Titik Cerah dari Pedoman Resmi Bahasa Indonesia
Saya mulai menemukan titik cerah ketika Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menerbitkan pedoman baru.
Pedoman tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 0424/I/BS.00.01/2022 tentang Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (dikenal dengan EYD edisi 5) pada tanggal 16 Agustus 2022.
Pedoman ini resmi menggantikan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) sebelumnya.
Pada pedoman ejaan tersebut, terdapat penjelasan yang terasa lebih sederhana terkait penulisan huruf kapital pada sebuah judul:
Huruf kapital digunakan sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur bentuk ulang utuh) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah, serta nama media massa, kecuali kata tugas yang tidak terletak pada posisi awal.
Sumber: https://ejaan.kemdikbud.go.id/eyd/penggunaan-huruf/huruf-kapital/
Meski penjelasannya sudah cukup runut, saya merasa masih perlu mendalami lagi apa saja kata-kata yang termasuk ke dalam kategori “kata tugas” pada penjelasan tersebut.
Pencerahan Praktis dari Ivan Lanin
Nah, baru-baru ini saya mendapat pencerahan yang luar biasa dari Mas Ivan Lanin.
Beliau adalah sosok yang sudah sangat populer dan kredibel dalam urusan pedoman ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Di salah satu status Facebook miliknya, saya mencoba memberanikan diri untuk bertanya:
Pertanyaan Saya:
“Mau nanya, mas, apa penulisan judul ini sudah benar?
(1) Kunci Penyelesaian Masalah Ini Adalah Solusi
(apa “adalah” dan “ini” ditulis menggunakan huruf kapital di awal kata?)(2) Metode Pengumpulan Data dalam rangka Mendukung Program Satu Data
(apa “dalam rangka” ditulis dengan huruf kecil semua?)Terima kasih.”
Jawaban Mas Ivan Lanin:
“Cara termudah untuk mengetahui kata yang ditulis dengan huruf kecil pada judul ialah dengan melihat apa tanda kelas kata tersebut pada KBBI Daring.
Kalau kata itu ditandai “p”, kata itu diawali dengan huruf kecil.
Singkatan “p” berarti partikel yang terdiri atas kata depan, kata hubung, dsb.
Coba periksa KBBI Daring di sini: kbbi.kemdikbud.go.id

Mempraktikkan Rumus KBBI Daring
Nah, sepertinya rumusan inilah yang saya cari-cari selama ini! Sangat praktis dan mudah diaplikasikan.
Dengan menggunakan metode pengecekan tanda “p” di KBBI Daring tersebut, saya pun akhirnya menemukan cara baku untuk menulis huruf besar dan kecil pada draf judul saya sebelumnya.
O iya, pada saat ini tautan KBBI Daring yang diberikan Mas Ivan Lanin tidak berhasil saya buka, tetapi ada KBBI versi aplikasi android yang bisa kita gunakan di handphone.
Judul “merasa kehilangan? ingat 1 hal ini agar hatimu tetap tenang”, penulisan benarnya adalah:
“Merasa Kehilangan? Ingat 1 Hal Ini agar Hatimu Tetap Tenang”.
Untuk saat ini, inilah metode andalan yang akan terus saya pakai dalam menulis di blog, setidaknya hingga ada informasi atau pembaruan pengetahuan kebahasaan lagi di masa depan.
Mohamad Iqbal Akhirudin // TambahBaik.com
Featured Image: Pixabay.com / Edar

Leave a Reply